Kuis Sistem Sirkulasi Manusia
Uji pemahamanmu berdasarkan teks di bawah ini!
Bacalah Teks Berikut Dengan Saksama
Bagian 1: Arsitektur Sang Pemompa Kehidupan
Jantung manusia adalah organ berotot seukuran kepalan tangan yang berfungsi sebagai pompa ganda. Ia memiliki empat ruang utama: dua serambi (atrium) di bagian atas dan dua bilik (ventrikel) di bagian bawah. Sisi kanan jantung bertugas memompa darah miskin oksigen ke paru-paru melalui arteri pulmonalis. Setelah darah diperkaya oksigen di paru-paru, darah akan kembali ke sisi kiri jantung melalui vena pulmonalis, menjadikannya satu-satunya vena yang membawa darah kaya oksigen. Darah ini masuk ke serambi kiri, lalu ke bilik kiri. Bilik kiri adalah 'pekerja keras utama'; dinding ototnya paling tebal karena harus menghasilkan tekanan yang kuat untuk memompa darah kaya oksigen ke seluruh penjuru tubuh melalui arteri terbesar, aorta. Untuk memastikan darah mengalir satu arah, jantung dilengkapi dengan katup-katup. Sementara itu, pembuluh darah vena yang mengembalikan darah dari tubuh ke jantung memiliki tekanan yang jauh lebih rendah, sehingga dilengkapi katup di sepanjang salurannya untuk mencegah darah mengalir mundur akibat gravitasi.
Bagian 2: Ritme Kehidupan - Faktor yang Memengaruhi Denyut Jantung
Frekuensi denyut jantung, yang biasa kita ukur sebagai denyut nadi, sangat dinamis. Denyut jantung istirahat orang dewasa normal berkisar 60-100 kali per menit (bpm). Atlet terlatih seringkali memiliki denyut di bawah 60 bpm. Ini bukan karena jantung mereka lemah, melainkan karena otot jantung mereka sangat efisien. Setiap detaknya (volume sekuncup) mampu memompa lebih banyak darah, sehingga jantung tidak perlu berdetak sesering itu. Faktor lain yang signifikan adalah aktivitas fisik (misalnya menaiki tangga), berat badan berlebih (obesitas) yang memaksa jantung bekerja lebih keras, dan kondisi emosional seperti stres yang memicu pelepasan hormon adrenalin.
Bagian 3: Ancaman Modern – Penyakit Kardiovaskular di Indonesia
Gaya hidup modern telah membawa ancaman baru bagi kesehatan jantung. Dua penyakit utama adalah hipertensi (tekanan darah tinggi) dan penyakit jantung koroner (PJK). Pemicu utama hipertensi di Indonesia adalah pola makan tinggi natrium (garam) dari makanan olahan. Natrium berlebih membuat tubuh menahan cairan, meningkatkan volume dan tekanan darah. PJK disebabkan oleh aterosklerosis, yaitu penumpukan plak (kolesterol, lemak) di dinding arteri koroner, dianalogikan seperti pipa yang menyempit karena kerak. Sebuah studi kasus oleh Kemenkes di sebuah kota besar di Indonesia pada tahun 2023 menunjukkan data yang mengkhawatirkan: 60% pasien PJK di bawah usia 40 tahun memiliki riwayat konsumsi makanan cepat saji lebih dari tiga kali seminggu dan melaporkan tingkat stres kerja yang tinggi.
Bagian 4: Pasukan dalam Darah
Darah terdiri dari plasma dan tiga komponen seluler utama: sel darah merah (eritrosit) sebagai kurir oksigen, sel darah putih (leukosit) sebagai tentara imun, dan keping darah (trombosit). Saat terjadi luka, trombosit merespons pertama kali. Mereka berkumpul di lokasi luka dan menjadi 'lengket', membentuk sumbat awal. Peran trombosit sebagai 'pasukan penambal' darurat ini sangat vital untuk menghentikan pendarahan.
Skor Anda
0 / 0
Jelajahi Konsep Terkait

Rating: 10 out of 10 based on 24 ratings. 5 user reviews.
Ditulis Oleh Aghry
Postingan ini dilindungi Hak Cipta, Sertakan sumber jika ingin mengambil rujukan pada tulisan ini. Terima Kasih Atas Kunjungan Anda...
0 comments:
Post a Comment
Berilah Komentar dengan kritik dan saran anda untuk perbaikan blog ini. Berikan pula kesan anda dalam blog ini agar kami semangat. Jika anda suka, bagikan ke teman-teman anda agar mereka dapat merasakan.
NO SPAM AND SARA