Search This Blog

Featured Post

DETKA V2 (Aplikasi Latihan TKA Biologi - by DNA Edukasi)

Upgrade persiapan TKA Biologi-mu dengan soal ter-update!  DETKA - Simulasi TKA Biologi (Paket Soal 2) sudah rilis! di bit.ly/detkabio2  Kual...

Total Pageviews

Wednesday, September 17, 2025

MODUL TKA 4.3: SISTEM EKSKRESI

Sedang meringkas...
MODUL TKA 4.3: SISTEM EKSKRESI Modul 4.3: Sistem Ekskresi

MODUL 4.3: SISTEM EKSKRESI

Tim Manajemen Limbah Canggih Tubuh

2. Tujuan Pembelajaran

Menganalisis struktur dan fungsi organ-organ dalam sistem ekskresi manusia sebagai dasar untuk memahami keterkaitannya dengan sistem sirkulasi dan sistem respirasi.

3. Materi Prasyarat

  • Modul 0.3: Molekul Kehidupan (terutama Protein)
  • Modul 3.2: Katabolisme
  • Modul 4.1: Sistem Sirkulasi
  • Modul 4.2: Sistem Respirasi

4. Apersepsi (Pembuka Konteks)

Beberapa waktu lalu, Indonesia dihebohkan dengan berita kasus Gagal Ginjal Akut Progresif Atipikal (GGAPA) pada anak-anak. Banyak anak yang tiba-tiba mengalami penurunan drastis dalam produksi urine, bahkan ada yang tidak bisa buang air kecil sama sekali. Kasus ini menyoroti betapa vitalnya peran ginjal, organ utama dalam sistem ekskresi kita. Ginjal bekerja seperti filter air super canggih di rumah, yang menyaring semua "kotoran" dari "air" darah kita. Apa yang terjadi jika filter ini rusak? Mengapa membuang zat sisa sangat penting bagi kelangsungan hidup kita?

5. Uraian Materi

Sistem ekskresi adalah sistem pembuangan zat-zat sisa metabolisme yang sudah tidak berguna atau bahkan beracun bagi tubuh. Proses ini sangat penting untuk menjaga homeostasis, yaitu keseimbangan kondisi internal tubuh (seperti kadar air, garam, dan pH darah).

PENTING: Jangan samakan ekskresi dengan defekasi (buang air besar). Defekasi adalah proses mengeluarkan sisa makanan yang tidak tercerna (feses), sedangkan ekskresi adalah mengeluarkan sisa hasil metabolisme dari dalam sel.

Tubuh kita memiliki beberapa organ yang berfungsi sebagai alat ekskresi:

  • Ginjal: Organ utama, menyaring darah dan menghasilkan urine.
  • Kulit: Mengeluarkan keringat (mengandung air, garam, dan sedikit urea).
  • Paru-paru: Mengeluarkan karbon dioksida (CO₂) dan uap air.
  • Hati: Memproses racun dan mengubah amonia (sisa pemecahan protein) menjadi urea yang lebih tidak beracun untuk dibuang oleh ginjal.

a. Ginjal: Sang Master Penyaring Darah

Ginjal adalah sepasang organ berbentuk seperti kacang yang terletak di bagian belakang rongga perut. Setiap hari, ginjalmu menyaring sekitar 180 liter darah!

Struktur Ginjal:

Korteks

Medula

Pelvis

  • Korteks (Bagian Luar): Tempat terjadinya filtrasi (penyaringan darah).
  • Medula (Bagian Dalam): Berbentuk seperti piramida, tempat terjadinya reabsorpsi (penyerapan kembali) dan augmentasi.
  • Pelvis Renalis (Rongga Ginjal): Corong penampung urine sebelum disalurkan ke ureter.

Nefron: Unit Fungsional Terkecil Ginjal

Setiap ginjal tersusun atas sekitar satu juta unit penyaring kecil yang disebut nefron. Di sinilah semua proses pembentukan urine terjadi. Sebuah nefron terdiri dari:

  • Glomerulus & Kapsula Bowman: Glomerulus adalah gulungan kapiler darah. Kapsula Bowman adalah mangkuk yang membungkusnya. Keduanya membentuk badan Malpighi.
  • Tubulus: Saluran panjang tempat urine primer diproses lebih lanjut (Tubulus Kontortus Proksimal, Lengkung Henle, Tubulus Kontortus Distal).

b. Proses Pembentukan Urine: Tiga Langkah Jitu

💧

1. FILTRASI

(Penyaringan)

🔄

2. REABSORPSI

(Penyerapan Kembali)

📥

3. AUGMENTASI

(Pengumpulan)

1. Filtrasi (Penyaringan)

Lokasi: Badan Malpighi (Glomerulus & Kapsula Bowman).

Proses: Darah bertekanan tinggi dipaksa melewati filter glomerulus. Air dan zat kecil (glukosa, garam, urea) lolos, sedangkan sel darah dan protein tertahan.

Hasil: Urine Primer (Filtrat Glomerulus).

2. Reabsorpsi (Penyerapan Kembali)

Lokasi: Tubulus Kontortus Proksimal (TKP) dan Lengkung Henle.

Proses: Zat-zat yang masih berguna (glukosa, asam amino, air, garam) diserap kembali ke dalam darah.

Hasil: Urine Sekunder (Filtrat Tubulus), lebih pekat.

3. Augmentasi (Pengumpulan/Sekresi)

Lokasi: Tubulus Kontortus Distal (TKD) dan Tubulus Kolektivus.

Proses: Zat sisa tambahan (ion, sisa obat) dibuang dari darah ke dalam tubulus. Mengatur pH darah.

Hasil: Urine Sesungguhnya, yang dialirkan ke kandung kemih.

8. Bantuan Visual

Berikut adalah diagram sederhana untuk membantu memahami alur proses di dalam nefron:

Darah Masuk

Arteri Ginjal

LANGKAH 1: FILTRASI

Glomerulus

Urine Primer terbentuk

LANGKAH 2: REABSORPSI

Tubulus (TKP, Henle)

Zat berguna kembali ke darah

LANGKAH 3: AUGMENTASI

Tubulus (TKD)

Zat sisa ditambahkan

Urine Keluar

Pelvis Renalis

6. Istilah Penting

Homeostasis: Kemampuan tubuh mempertahankan kondisi internal yang stabil.
Nefron: Unit fungsional dasar ginjal.
Filtrasi: Proses penyaringan darah di glomerulus.
Reabsorpsi: Proses penyerapan kembali zat berguna.
Augmentasi: Proses penambahan zat sisa ke urine.
Urea: Limbah nitrogen utama hasil pemecahan protein.
Hormon Antidiuretik (ADH): Hormon pengatur reabsorpsi air.

7. Miskonsepsi Umum: "Awas, Jangan Salah Paham!"

Miskonsepsi: "Banyak minum membuat ginjal bekerja terlalu keras dan bisa cepat rusak."

Fakta yang Benar: Justru sebaliknya. Minum air yang cukup (sekitar 2 liter sehari) membantu kerja ginjal. Air yang cukup akan mengencerkan urine, mencegah pembentukan batu ginjal. Dehidrasi justru memaksa ginjal bekerja lebih keras dan meningkatkan risiko kerusakan.

9. Contoh Soal TKA & Pembahasan

Stimulus:

Seorang atlet lari maraton sedang bertanding di bawah cuaca yang sangat panas. Untuk menjaga hidrasi, ia hanya meminum sedikit air selama perlombaan. Setelah selesai berlari, ia menyadari bahwa urine yang ia keluarkan sangat sedikit dan warnanya kuning pekat.

Pertanyaan:

Analisis hormonal dan fisiologis manakah yang paling tepat untuk menjelaskan kondisi urine atlet tersebut?

A. Tubuh atlet kekurangan glukosa, sehingga ginjal melakukan reabsorpsi glukosa secara berlebihan, membuat urine menjadi pekat.

B. Karena banyak berkeringat, tubuh mengalami dehidrasi, yang memicu kelenjar pituitari untuk melepaskan Hormon Antidiuretik (ADH) dalam jumlah tinggi. ADH meningkatkan reabsorpsi air di tubulus ginjal, sehingga urine menjadi sedikit dan pekat.

C. Lari maraton merusak glomerulus, menyebabkan proses filtrasi berhenti total sehingga tidak ada urine yang diproduksi.

D. Suhu tubuh yang tinggi menyebabkan semua urea di dalam darah menguap, sehingga tidak ada lagi zat sisa yang perlu dibuang melalui urine.

E. Proses augmentasi di tubulus distal berhenti karena kelelahan, sehingga tidak ada lagi zat sisa yang ditambahkan ke dalam urine.

10. Rangkuman

  • Sistem ekskresi berfungsi membuang sisa metabolisme (urea) dan menjaga keseimbangan cairan (homeostasis).
  • Organ ekskresi utama adalah ginjal, didukung oleh kulit, paru-paru, dan hati.
  • Unit fungsional ginjal adalah nefron, tempat terjadinya 3 proses: filtrasi, reabsorpsi, dan augmentasi.
  • Filtrasi menyaring zat kecil, reabsorpsi mengambil kembali zat berguna, augmentasi menambahkan sisa buangan.
  • Volume dan kepekatan urine diatur oleh hormon seperti ADH sebagai respons terhadap hidrasi tubuh.

11. Refleksi & Aplikasi

1. Seseorang yang menderita diabetes melitus sering kali ditemukan adanya glukosa dalam urinenya (glikosuria). Berdasarkan tiga tahap pembentukan urine, pada tahap manakah proses yang mengalami gangguan? Jelaskan mengapa!

2. Mengapa mengonsumsi makanan yang sangat asin dapat membuatmu merasa lebih haus dan mungkin mengurangi jumlah urine yang kamu keluarkan untuk sementara waktu?

3. Beberapa obat diuretik bekerja dengan cara menghambat reabsorpsi ion natrium di tubulus ginjal. Prediksikan apa efek dari obat ini terhadap volume urine yang diproduksi!

Jelajahi Konsep Terkait

Mencari ide...
Judul: MODUL TKA 4.3: SISTEM EKSKRESI
Rating: 10 out of 10 based on 24 ratings. 5 user reviews.
Ditulis Oleh Aghry

Postingan ini dilindungi Hak Cipta, Sertakan sumber jika ingin mengambil rujukan pada tulisan ini. Terima Kasih Atas Kunjungan Anda...

0 comments:

Post a Comment

Berilah Komentar dengan kritik dan saran anda untuk perbaikan blog ini. Berikan pula kesan anda dalam blog ini agar kami semangat. Jika anda suka, bagikan ke teman-teman anda agar mereka dapat merasakan.
NO SPAM AND SARA

Tanya Kami

Butuh Bantuan Belajar?

Tanyakan apapun terkait materi pelajaran atau konsep umum kepada kami.

Memproses jawaban...

Subscribe Us