Thursday, November 6, 2025

Pembahasan Workbook dan Practical Workbook Cell Chapter - Cambridge

Pembahasan Workbook dan Practical Workbook Cell Chapter - Cambridge Kunci Jawaban Modul Sel (Workbook & Practical)

Modul Pembahasan Biologi Sel

Kunci Jawaban & Pembahasan Lengkap

Berdasarkan *Cell Workbook* dan *Practical Workbook*

Disusun untuk: Kak Aghry Wiranata Anugrah, S.Pd., Gr.

Bagian 1: Cell Workbook (Chapter 1)

Exercise 1.1: Units for measuring small objects

Soal 1: The units that we use when measuring cells are millimetres (mm), micrometres (µm) and nanometres (nm). Copy and complete: ...

Kunci Jawaban:

a. 1 µm = 1000 nm = 103 nm

b. 1 nm = 1/1000 µm = 10-3 µm

c. 1 nm = 1/1000000 mm = 10-6 mm

Pembahasan:

Ini adalah konversi unit dasar dalam mikrometri:

  • 1 milimeter (mm) = 1000 mikrometer (µm)
  • 1 mikrometer (µm) = 1000 nanometer (nm)
  • Oleh karena itu, 1 mm = 1,000,000 nm
  • Notasi pangkat (bentuk standar) digunakan untuk menyederhanakan angka. 1000 adalah 103. 1/1000 adalah 10-3.
Soal 2: Write these numbers in standard form:

Kunci Jawaban:

a. 5000 = 5 x 103

b. 63 = 6.3 x 101

c. 63 000 = 6.3 x 104

d. 63 497 = 6.3497 x 104

e. 8521.89 = 8.52189 x 103

Pembahasan:

Bentuk standar (standard form) mengharuskan angka pertama antara 1 dan 10, diikuti dengan perkalian 10 berpangkat. Pangkatnya menunjukkan berapa kali titik desimal digeser.

  • Untuk 5000, desimal digeser 3 kali ke kiri (5.000).
  • Untuk 63 497, desimal digeser 4 kali ke kiri (6.3497).
Soal 3: Write these numbers in standard form:

Kunci Jawaban:

a. 0.1257 = 1.257 x 10-1

b. 0.0006 = 6 x 10-4

c. 0.0104 = 1.04 x 10-2

Pembahasan:

Untuk angka kecil (kurang dari 1), desimal digeser ke kanan, dan pangkatnya menjadi negatif.

  • Untuk 0.1257, desimal digeser 1 kali ke kanan (1.257), sehingga pangkatnya -1.
  • Untuk 0.0006, desimal digeser 4 kali ke kanan (6.0), sehingga pangkatnya -4.
Soal 4: A cell measures 0.094 mm in diameter.

Kunci Jawaban:

a. Convert this to micrometres: 94 µm

b. Express this value in standard form: 9.4 x 101 µm

Pembahasan:

a. Untuk mengubah mm ke µm, kalikan dengan 1000. (0.094 mm * 1000 = 94 µm)

b. Untuk mengubah 94 ke bentuk standar, geser desimal 1 kali ke kiri (9.4), sehingga pangkatnya 1.

Soal 5: A cell organelle is 12 nm long. Express this value in µm, in standard form.

Kunci Jawaban:

1.2 x 10-2 µm

Pembahasan:

1. Untuk mengubah nm ke µm, bagi dengan 1000. (12 nm / 1000 = 0.012 µm)

2. Ubah 0.012 ke bentuk standar. Geser desimal 2 kali ke kanan (1.2), sehingga pangkatnya -2.

Soal 6: A mitochondrion is 1.28 x 102 µm long. Express this value in nm.

Kunci Jawaban:

1.28 x 105 nm

Pembahasan:

1. Ubah 1.28 x 102 µm ke angka biasa: 128 µm.

2. Untuk mengubah µm ke nm, kalikan dengan 1000. (128 µm * 1000 = 128 000 nm)

3. Ubah 128 000 ke bentuk standar. Geser desimal 5 kali ke kiri (1.28), sehingga pangkatnya 5.

Soal 7: A chloroplast is 2.7 x 103 nm in diameter. Express this value in µm.

Kunci Jawaban:

2.7 µm

Pembahasan:

1. Ubah 2.7 x 103 nm ke angka biasa: 2700 nm.

2. Untuk mengubah nm ke µm, bagi dengan 1000. (2700 nm / 1000 = 2.7 µm)

Exercise 1.2: Magnification calculations

Soal 1: A light micrograph of a plant cell shows the cell to be 5.63 cm long. The real size of the cell is 73 µm. Follow the steps to find the magnification of the micrograph.

Kunci Jawaban:

Step 1: 5.63 cm = 56.3 mm = 56 300 µm

Step 2: Magnification = 56 300 µm / 73 µm

Step 3: x770

Pembahasan:

Rumus perbesaran (Magnification, M) adalah Ukuran Gambar (Image, I) dibagi Ukuran Sebenarnya (Actual, A). M = I / A.

Kedua unit (I dan A) harus sama. Kita samakan ke µm.

I = 5.63 cm = 56.3 mm = 56 300 µm.

A = 73 µm.

M = 56 300 / 73 = 771.23...

Angka Penting (Sig Figs): Data terkecil (73 µm) memiliki 2 angka penting. Maka jawaban dibulatkan ke 2 angka penting, yaitu x770 (bukan 771).

Soal 2: An electron micrograph of a nucleus shows it to be 44 mm in diameter. The actual diameter of the nucleus is 6 µm. Calculate the magnification...

Kunci Jawaban:

x7000

Pembahasan:

I = 44 mm = 44 000 µm.

A = 6 µm.

M = I / A = 44 000 / 6 = 7333.33...

Angka Penting: Data terkecil (6 µm) hanya memiliki 1 angka penting. Maka jawaban harus dibulatkan ke 1 angka penting, yaitu x7000.

Soal 3: An electron micrograph of a mitochondrion shows its diameter as 28 mm. The magnification... is x22 700. Follow the steps to find the actual diameter...

Kunci Jawaban:

Step 1: 28 mm = 28 000 µm

Step 2: Actual size = 28 000 µm / 22 700

Step 3: 1.2 µm

Pembahasan:

Rumus diubah menjadi A = I / M.

I = 28 mm = 28 000 µm.

M = 22 700.

A = 28 000 / 22 700 = 1.23348...

Angka Penting: Data terkecil (28 mm) memiliki 2 angka penting. Maka jawaban dibulatkan ke 2 angka penting, yaitu 1.2 µm.

Soal 4: An image of a chloroplast in an electron micrograph is 36 mm long. The magnification... is x1285. Calculate the actual length...

Kunci Jawaban:

28 µm

Pembahasan:

A = I / M

I = 36 mm = 36 000 µm.

M = 1285.

A = 36 000 / 1285 = 27.9377...

Angka Penting: Data terkecil (36 mm) memiliki 2 angka penting. Maka jawaban dibulatkan ke 2 angka penting, yaitu 28 µm.

Soal 5: The micrograph shows a group of Legionella bacteria (Figure 1.1). The image has been magnified x980.

Catatan: Jawaban soal ini bergantung pada hasil pengukuran gambar di buku cetak/layar Anda. Jawaban di bawah ini adalah contoh berdasarkan simulasi pengukuran.

Kunci Jawaban (Contoh):

a. Measure the maximum length of bacterium A: 30 mm (atau 3.0 cm)

b. Calculate the actual length of this bacterium: 31 µm

Pembahasan:

b. Menggunakan A = I / M

I = 30 mm (hasil ukur) = 30 000 µm

M = 980

A = 30 000 / 980 = 30.612...

Angka Penting: Perbesaran (980) memiliki 2 angka penting. Hasil ukur (30 mm) memiliki 2 angka penting. Maka jawaban dibulatkan ke 2 angka penting, yaitu 31 µm.

Soal 6: The micrograph shows some plant cells containing starch grains (Figure 1.2). There is a scale bar beneath the image.

Catatan: Jawaban soal ini bergantung pada hasil pengukuran gambar. Jawaban di bawah ini adalah contoh berdasarkan simulasi pengukuran.

Kunci Jawaban (Contoh):

a. Measure the length of the scale bar in mm: 15 mm

b. Convert this measurement to µm: 15 000 µm

c. Calculate the magnification of the image: x750

d. Measure the maximum diameter of the central cell...: 50 mm

e. ...find the actual diameter of this cell: 67 µm

Pembahasan:

c. Garis skala (scale bar) adalah "penggaris" di dalam gambar. Kita tahu ukuran sebenarnya (A = 20 µm) dan kita ukur ukuran gambarnya (I = 15 000 µm).
M = I / A = 15 000 / 20 = x750.

e. Setelah tahu perbesaran (M = 750), kita bisa cari ukuran sel (A).
I (sel) = 50 mm = 50 000 µm.
A = I / M = 50 000 / 750 = 66.66...
Dibulatkan (misal ke 2 angka penting) menjadi 67 µm.

Soal 7: The micrograph shows a cell from the pancreas... (Figure 1.3). Use the scale bar to calculate the actual diameter of the largest mitochondrion.

Catatan: Jawaban soal ini bergantung pada hasil pengukuran gambar. Jawaban di bawah ini adalah contoh berdasarkan simulasi pengukuran.

Kunci Jawaban (Contoh):

1.4 µm

Pembahasan:

Metode terbaik adalah menggunakan rasio untuk menghindari perhitungan perbesaran.

1. Ukur garis skala (A = 2 µm). Hasil ukur (I): 10 mm (Contoh)

2. Ukur mitokondria terbesar. Hasil ukur (I): 7 mm (Contoh)

3. Hitung ukuran sebenarnya (A) mitokondria:

A (mitokondria) = (I (mitokondria) / I (skala)) * A (skala)

A (mitokondria) = (7 mm / 10 mm) * 2 µm

A (mitokondria) = 0.7 * 2 µm = 1.4 µm

Exercise 1.3: Drawing from light micrographs

Soal 1: This drawing was made from the electron micrograph ... shown in Figure 1.2 ... (See Figure 1.4). Use these criteria to assess the quality of the drawing...

Kunci Jawaban (Subjektif):

Penilaian bervariasi, namun umumnya:

  • suitably large diagram: Done very well
  • clean, clear, continuous lines: Done fairly well (beberapa sambungan kurang rapi)
  • overall shape and proportions: Done very well
  • correct number of starch grains...: Done very well
  • relative sizes of starch grains...: Done very well
  • no shading has been used: Done very well
  • good and correct detail of cell walls shown: Done very well (menunjukkan 2 garis)

Pembahasan:

Gambar di Figure 1.4 adalah contoh gambar biologis (line drawing) yang baik. Fokusnya adalah akurasi proporsi dan kejelasan, bukan artistik. Menampilkan dinding sel sebagai dua garis adalah teknik yang benar untuk menunjukkan ketebalan.

Soal 2: The micrograph in Figure 1.5 shows a lymphocyte... a) Make a drawing... b) Construct a list of criteria... c) Assess the standard... d) Calculate the actual diameter... e) ...calculate the magnification of your drawing.

Kunci Jawaban:

a, b, c: (Jawaban berupa gambar dan penilaian pribadi siswa).

d: 9.9 x 100 µm (atau 9.9 µm). (Berdasarkan contoh pengukuran).

e: Bervariasi, tergantung ukuran gambar siswa. (Contoh: x10100).

Catatan untuk (d) dan (e): Jawaban bergantung pada hasil pengukuran. Perhitungan di bawah adalah contoh.

Pembahasan:

d. Actual diameter: A = I / M

Contoh: Ukur diameter limfosit di Fig 1.5. Hasil (I): 47 mm = 47 000 µm.

M = x4750.

A = 47 000 / 4750 = 9.894... µm.

Angka penting terkecil adalah 2 (dari 47 mm). Dibulatkan menjadi 9.9 µm.

Dalam bentuk standar: 9.9 x 100 µm.

e. Magnification of drawing: M = I / A

Contoh: Siswa menggambar limfosit dengan diameter 10 cm.

I = 10 cm = 100 mm = 100 000 µm.

A = 9.9 µm (dari soal d).

M = 100 000 / 9.9 = 10101.01...

Dibulatkan ke 2 angka penting menjadi x10000 atau x10100 (tergantung pembulatan 9.9).

Exercise 1.4: Electron microscopes and optical (light) microscopes

Soal 1: Copy and complete Table 1.2. In the 'type of microscope' column, choose from optical microscope, transmission electron microscope or scanning electron microscope.

Kunci Jawaban (Tabel 1.2):

  • Figure 1.2:
    Tipe: Scanning Electron Microscope (SEM)
    Alasan: Menampilkan gambar permukaan (surface) 3D yang detail dari sel.
  • Figure 1.3:
    Tipe: Transmission Electron Microscope (TEM)
    Alasan: Menampilkan gambar 2D irisan tipis (ultrathin section) dari bagian dalam sel dengan resolusi sangat tinggi, menunjukkan organel internal seperti mitokondria dan RER.
  • Figure 1.5:
    Tipe: Transmission Electron Microscope (TEM)
    Alasan: Menampilkan gambar 2D dari irisan sel, menunjukkan organel internal (nukleus, sitoplasma) dengan detail yang lebih tinggi daripada mikroskop optik.
Soal 2: Copy and complete Table 1.3, to compare what can be seen in typical animal cells and plant cells...

Kunci Jawaban (Tabel 1.3):

Organelle Plant (Optical) Plant (Electron) Animal (Optical) Animal (Electron)
nucleus
mitochondrion
membranes within mitochondrion
Golgi body
ribosomes
endoplasmic reticulum
chloroplast(n/a)(n/a)
internal structure of chloroplast(n/a)(n/a)
centriole(n/a)(n/a)

Pembahasan:

Mikroskop optik (cahaya) memiliki resolusi terbatas (sekitar 200 nm). Ia hanya bisa melihat struktur besar seperti nukleus, dinding sel, kloroplas, dan vakuola besar. Mikroskop elektron (TEM/SEM) memiliki resolusi jauh lebih tinggi (hingga 0.5 nm) dan dapat melihat ultrastruktur (struktur internal yang sangat kecil) seperti ribosom, membran dalam mitokondria (krista), dan ER.

Exercise 1.5: Using an eyepiece graticule and stage micrometer

Soal 1: Figure 1.6 shows a group of palisade cells... Measure the total width of the four palisade cells A, B, C and D in graticule units.

Kunci Jawaban:

90 graticule units (atau 90 EPU - Eyepiece Units)

Pembahasan:

Skala graticule (garis-garis horizontal) mengukur 4 sel tersebut. Ujung kiri sel A ada di '0' dan ujung kanan sel D ada di '90'.

Soal 2: ...we now need to calibrate... Figure 1.7 shows... a stage micrometer. a) ...How many small divisions on the micrometer equal 80 small divisions on the eyepiece graticule? b) ...calculate how many micrometres (µm) are represented by one small division on the eyepiece graticule.

Kunci Jawaban:

a. 24 small divisions (pada stage micrometer)

b. 3.0 µm

Pembahasan:

a. Lihat Figure 1.7. Angka '80' pada skala graticule (atas) sejajar dengan 24 garis kecil pada skala micrometer (bawah). (Setiap angka 0.1, 0.2, dst. adalah 10 garis kecil).

b. Kalibrasi:

  • Kita tahu 1 small division (SD) micrometer = 0.01 mm = 10 µm.
  • Dari (a), kita tahu 80 EPU = 24 SD.
  • Ubah SD ke µm: 80 EPU = 24 * 10 µm = 240 µm.
  • Cari nilai 1 EPU: 1 EPU = 240 µm / 80 = 3.0 µm.
Soal 2 (lanjutan): c) Use your answer to 2b to find the total width of the four palisade cells... d) Now calculate the mean width of a palisade cell.

Kunci Jawaban:

c. Total width: 270 µm

d. Mean width: 67.5 µm

Pembahasan:

c. Dari Soal 1, total lebar adalah 90 EPU.
Dari Soal 2b, 1 EPU = 3.0 µm.
Total lebar (µm) = 90 EPU * 3.0 µm/EPU = 270 µm.

d. Rata-rata (mean) = Total lebar / Jumlah sel
Rata-rata = 270 µm / 4 sel = 67.5 µm.

Soal 3: Explain why it is not possible to see both the palisade cells and the stage micrometer scale at the same time.

Kunci Jawaban:

Karena mereka berada di dua slide yang berbeda.

Pembahasan:

Sel palisade ada di slide spesimen, sedangkan skala mikrometer ada di slide kalibrasi khusus (stage micrometer). Anda harus meletakkan satu slide di panggung (stage) mikroskop, mengukurnya (dalam EPU), lalu melepaskannya, dan menggantinya dengan slide kalibrator untuk mencari tahu nilai EPU tersebut dalam µm.

Soal 4: Figure 1.8 shows... villi... Figure 1.9 shows the same eyepiece graticule... with a stage micrometer... Use the two images to calculate the length of the villus...

Kunci Jawaban:

560 µm

Pembahasan:

Ini adalah proses dua langkah yang sama:

1. Kalibrasi (Figure 1.9):

  • Cari keselarasan. 100 EPU (skala atas) sejajar sempurna dengan 80 SD (skala bawah, di 0.8 mm).
  • 1 SD = 10 µm.
  • 100 EPU = 80 SD = 80 * 10 µm = 800 µm.
  • Maka, 1 EPU = 8.0 µm.

2. Pengukuran (Figure 1.8):

  • Ukur panjang vili dalam EPU. Dimulai dari ~20 EPU dan berakhir di ~90 EPU.
  • Panjang (EPU) = 90 - 20 = 70 EPU.

3. Hitung Ukuran Sebenarnya:

  • Ukuran (µm) = Panjang (EPU) * Nilai Kalibrasi (µm/EPU)
  • Ukuran (µm) = 70 EPU * 8.0 µm/EPU = 560 µm.

Exercise 1.6: Membranes in different types of cell

Soal 1: Explain why we cannot use these results (Table 1.4) to draw the conclusion that the mean quantity of cell surface membrane in liver cells is less than that in exocrine pancreas cells.

Kunci Jawaban:

Karena data dalam tabel menunjukkan persentase rata-rata dari total membran, bukan kuantitas (jumlah) absolut. Sel hati bisa jadi memiliki total membran yang jauh lebih besar secara keseluruhan, sehingga 1.8% dari jumlah total yang besar tersebut bisa jadi lebih banyak secara absolut daripada 4.7% dari sel pankreas yang mungkin total membrannya lebih kecil.

Soal 2: Which of the sources of membranes listed in the table are made up of two membranes (an envelope)?

Kunci Jawaban:

Mitochondrial membranes (membran luar dan dalam) dan Nuclear membrane (membran nukleus/selubung nukleus).

Soal 3: Using the data in the table, state the organelle that contains the greatest mean percentage of membrane in: a) liver cells b) pancreas cells.

Kunci Jawaban:

a. Liver cells: Mitochondrial membranes (39.4%)

b. Pancreas cells: Rough endoplasmic reticulum (61.9%)

Soal 4: Liver cells have a wide variety of functions... Exocrine pancreas cells have a single main role, which is the production and secretion of digestive enzymes. Use this information to suggest explanations for the differences...

Kunci Jawaban:

Mitokondria: Sel hati memiliki persentase yang lebih tinggi (39.4% vs 22.3%). Sel hati melakukan berbagai fungsi metabolisme (sintesis protein, detoksifikasi, sintesis kolesterol) yang membutuhkan energi (ATP) dalam jumlah sangat besar. Mitokondria adalah tempat respirasi aerobik untuk menghasilkan ATP. Oleh karena itu, sel hati membutuhkan lebih banyak mitokondria (sehingga total membran mitokondria lebih besar) dibandingkan sel pankreas untuk mendukung aktivitas metaboliknya yang tinggi.

Rough Endoplasmic Reticulum (RER): Sel pankreas memiliki persentase yang jauh lebih tinggi (61.9% vs 33.4%). Fungsi utama sel eksokrin pankreas adalah memproduksi dan mensekresikan (mengeluarkan) sejumlah besar enzim pencernaan (yang merupakan protein). RER adalah tempat sintesis protein untuk diekspor/disekresikan. Oleh karena itu, sel pankreas memiliki RER yang sangat berkembang (sangat banyak) untuk mendukung produksi protein masif ini.

Exercise 1.7: Command words

Soal 1: Match the correct command word in the list above to the description given:

Kunci Jawaban:

  1. state
  2. define
  3. describe
  4. give
  5. sketch
  6. outline
  7. explain
  8. discuss
  9. assess
  10. suggest
  11. calculate
  12. comment
  13. compare
  14. contrast
  15. identify
  16. predict

Exam-Style Questions

Soal 1: a) Copy and complete Table 1.5... b) Outline the key features of the structure of a virus.

Kunci Jawaban:

a. Tabel 1.5

Feature Prokaryotic cell Eukaryotic cell
cell surface membrane
nucleus
ribosomes
mitochondria
chloroplasts

b. Struktur Virus:

  • Virus bersifat aseluler (bukan sel).
  • Terdiri dari materi genetik inti (bisa DNA atau RNA).
  • Materi genetik tersebut terbungkus dalam selubung protein yang disebut kapsid.
  • Beberapa virus (virus beramplop) memiliki selubung lipid (envelope) di luar kapsid, yang seringkali berasal dari membran sel inang.
Soal 2: The diagram is a drawing of a cell from the body of a mammal (Figure 1.10). a) State the type of microscope... b) List the letters of the structures... made up of... phospholipid membranes. c) Describe the functions of...

Kunci Jawaban:

a. Transmission Electron Microscope (TEM).

b. A, B, C, E, G

c. i. (Struktur B - Mitokondria): Tempat berlangsungnya respirasi aerobik, yang menghasilkan ATP (energi) untuk aktivitas sel.

c. ii. (Struktur E - Selubung Nukleus): Memisahkan materi genetik (DNA/kromosom) dari sitoplasma; mengatur keluar masuknya zat (seperti mRNA) dari nukleus melalui pori-pori nukleus.

c. iii. (Struktur G - Badan Golgi): Memodifikasi, menyortir, dan mengemas protein serta lipid (seringkali untuk sekresi) ke dalam vesikel.

Pembahasan:

a. Detail ultrastruktur organel seperti mitokondria (krista), RE (E), dan Golgi (G) hanya dapat dilihat dengan jelas menggunakan TEM.

b. A (Membran sel), B (Mitokondria, membran ganda), C (Vesikel, membran tunggal), E (Selubung Nukleus, membran ganda), G (Badan Golgi, tumpukan membran). F adalah nukleolus dan D adalah ribosom (tidak bermembran).

Soal 3: The diagram shows a method for separating the different components of cells (Figure 1.11). a) Suggest why the solution... was: i) ice-cold, ii) contained a buffer, iii) had the same water potential... b) Suggest why ribosomes do not collect... until the final stage... c) Give the letter of the component... in which you would expect to find: i) DNA, ii) phospholipids. d) If this process were carried out using plant cells, which other cell organelles might you expect to find in the pellet containing mitochondria?

Kunci Jawaban:

a. i. Ice-cold (Sangat dingin): Untuk mengurangi/menghentikan aktivitas enzim (misalnya enzim lisosom/autolisis) yang dapat merusak atau mencerna organel setelah sel pecah.

a. ii. Buffer: Untuk menjaga pH larutan tetap stabil. Perubahan pH dapat mendenaturasi protein/enzim dan merusak struktur organel.

a. iii. Same water potential (Isotonik): Untuk mencegah osmosis. Jika larutan hipotonik, organel (seperti mitokondria) dapat menyerap air, membengkak, dan pecah (lisis).

b. Ribosom adalah organel terkecil dan paling tidak padat (densitas paling rendah) di antara komponen yang dipisahkan, sehingga memerlukan kecepatan (g-force) dan waktu sentrifugasi tertinggi (paling lama) untuk mengendap (membentuk pelet).

c. i. DNA: P (Nukleus) dan Q (Mitokondria).

c. ii. Phospholipids: P, Q, R (Terdapat di semua struktur yang bermembran: P=Nukleus, Q=Mitokondria, R=Membran sel. S=Ribosom tidak bermembran).

d. Organel: Kloroplas.
Penjelasan: Kloroplas (jika ada, seperti pada sel daun tumbuhan) memiliki ukuran dan kepadatan (densitas) yang mirip dengan mitokondria, sehingga mereka akan mengendap bersama pada kecepatan sentrifugasi yang sama (membentuk pelet Q).

Soal 4: Figure 1.12 shows a micrograph of parts of two cells from the small intestine... a) State the type of microscope... b) Identify organelle A. c) The magnification... is x12 500. i) Calculate the length of the microvillus between points X and Y. ii) Suggest why the cells lining the small intestine have microvilli.

Kunci Jawaban:

a. Tipe Mikroskop: Transmission Electron Microscope (TEM).
Alasan: Menampilkan gambar 2D dengan resolusi sangat tinggi yang menunjukkan detail ultrastruktur internal, seperti krista di dalam organel A (mitokondria) dan struktur internal mikrovili.

b. Organel A: Mitokondria.

c. i. Panjang Mikrovilus: 2.0 µm (Berdasarkan contoh pengukuran 25 mm).

c. ii. Alasan: Mikrovili berfungsi untuk memperluas permukaan sel secara drastis. Pada sel usus halus, ini sangat penting untuk memaksimalkan penyerapan (absorpsi) molekul nutrisi hasil pencernaan.

Catatan untuk (c.i): Jawaban bergantung pada hasil pengukuran gambar. Perhitungan di bawah adalah contoh.

Pembahasan:

b. Organel A diidentifikasi sebagai mitokondria karena terlihat jelas lipatan membran dalam (krista).

c. i. Perhitungan: A = I / M

Contoh: Ukur panjang X-Y di Fig 1.12. Hasil (I): 25 mm = 25 000 µm.

M = x12 500.

A = 25 000 µm / 12 500 = 2.0 µm.

Bagian 2: Practical Workbook (Chapter 1)

Practical Investigation 1.1: Making a temporary slide and drawing cells

Soal (Part 2, Q3): Make a drawing of the epidermis in the space that follows.

Kunci Jawaban:

Jawaban berupa gambar observasi pribadi siswa. Tidak ada kunci jawaban tunggal.

Pembahasan:

Gambar biologis yang baik harus mengikuti kriteria:

  • Besar: Menggunakan setidaknya 50% ruang yang tersedia.
  • Garis Jelas: Gunakan pensil tajam dan buat garis tunggal yang jelas (bukan sketsa arsiran).
  • Tanpa Shading: Jangan diarsir atau diwarnai (kecuali diminta).
  • Proporsional: Bentuk dan ukuran sel harus akurat mewakili apa yang dilihat.
  • Detail: Tunjukkan dinding sel dengan dua garis paralel untuk menandakan ketebalannya.
Soal (Part 2, Q4): Label the cytoplasm, nucleus and cell wall on your drawing.

Kunci Jawaban:

Siswa harus menarik garis lurus (dengan penggaris) dari label ke struktur yang benar:

  • Cell wall: Garis terluar yang tebal (yang digambar sebagai dua garis).
  • Nucleus: Struktur bulat, biasanya padat atau sedikit granular, di dalam sel.
  • Cytoplasm: Seluruh isi sel di dalam membran sel (tidak termasuk nukleus).
Soal (Part 3, Q3): Describe any differences you can see in the stained cells compared with their appearance before staining.

Kunci Jawaban:

Nukleus menjadi terlihat jauh lebih jelas dan berwarna kuning-coklat (atau coklat tua).

Sitoplasma mungkin juga sedikit ternoda menjadi kuning pucat, sehingga batas antara sel lebih jelas.

Pembahasan:

Iodine (Lugol) adalah pewarna yang bereaksi dengan komponen sel tertentu. Ia menodai nukleus sehingga lebih mudah dilihat. Catatan: Iodine menodai pati (amilum) menjadi biru-hitam, tetapi umbi bawang (onion bulb) menyimpan gula (fruktosa) sebagai cadangan makanan, bukan pati. Oleh karena itu, kita tidak mengharapkan melihat warna biru-hitam.

Practical Investigation 1.2: Measuring cells, using an eyepiece graticule and stage micrometer

Soal (Part 1, Q5): ...measure the width of three or four cells in eyepiece graticule units. ... palisade cells measure ... graticule units.

Kunci Jawaban (Berdasarkan Figure 1.5):

4 palisade cells measure 90 graticule units.

Pembahasan:

Pada Figure 1.5 (yang identik dengan Figure 1.6 di Workbook), 4 sel (A, B, C, D) diukur dari 0 hingga 90 pada skala graticule (EPU).

Soal (Part 2, Q3): Write down the alignments on your scales:

Kunci Jawaban (Berdasarkan Figure 1.6):

80 (pada eyepiece graticule) sejajar dengan 0.24 (pada stage micrometer).

Pembahasan:

Pada Figure 1.6 (identik dengan Fig 1.7), 80 EPU (skala atas) sejajar dengan 24 small divisions (SD) pada skala bawah (di 0.24 mm).

Soal (Part 2, Q4): ...calculate how many µm are represented by one small division on the eyepiece graticule scale. 1 small eyepiece graticule unit = ... µm

Kunci Jawaban (Berdasarkan Figure 1.6):

1 small eyepiece graticule unit = 3.0 µm

Pembahasan:

1. 1 SD (stage micrometer) = 0.01 mm = 10 µm.

2. Dari Q3, 80 EPU = 24 SD.

3. Ubah ke µm: 80 EPU = 24 * 10 µm = 240 µm.

4. 1 EPU = 240 µm / 80 = 3.0 µm.

Soal (Part 2, Q5): Convert this measurement to µm. ... palisade cells measure ... µm.

Kunci Jawaban (Berdasarkan Figure 1.5):

4 palisade cells measure 270 µm.

Pembahasan:

Total lebar (EPU) dari Q5 = 90 EPU.

Nilai kalibrasi dari Q4 = 3.0 µm/EPU.

Total lebar (µm) = 90 EPU * 3.0 µm/EPU = 270 µm.

Soal (Part 2, Q6): ...find the mean width of one palisade cell. Mean width... = ... µm

Kunci Jawaban (Berdasarkan Figure 1.5):

Mean width... = 67.5 µm

Pembahasan:

Rata-rata = Total lebar / Jumlah sel = 270 µm / 4 sel = 67.5 µm.

Soal (Part 2, Q7 & Q8): ...measure the width of a group of onion epidermis cells... calculate the mean width...

Kunci Jawaban:

Jawaban bervariasi tergantung hasil observasi siswa.

Pembahasan (Contoh):

Q7: Siswa mengukur 3 sel bawang dan mendapatkan 75 EPU.

Q8:
Konversi ke µm (menggunakan kalibrasi yang sama 1 EPU = 3.0 µm):
Total lebar = 75 EPU * 3.0 µm/EPU = 225 µm.
Rata-rata = 225 µm / 3 sel = 75 µm.

Soal (Part 3, Q1 & Q2): Measure the width of the group of onion cells in your drawing... calculate the magnification of your drawing.

Kunci Jawaban:

Jawaban bervariasi tergantung ukuran gambar siswa.

Pembahasan (Contoh):

M = I / A

Q1 (I): Siswa mengukur gambar 3 sel bawang (dari Q7) selebar 15 cm.
I = 15 cm = 150 mm = 150 000 µm.

Q2 (A): Ukuran sebenarnya 3 sel bawang (dari Q8) = 225 µm.

Kalkulasi: M = 150 000 µm / 225 µm = x667 (dibulatkan).

Practical Investigation 1.3: Comparing animal cells and plant cells

Soal (Part 1, Q5): In the space below, make a large labelled drawing of three or four cheek cells.

Kunci Jawaban:

Jawaban berupa gambar observasi pribadi siswa.

Pembahasan:

Gambar yang baik akan menunjukkan:

  • Sel-sel berbentuk tidak teratur (irregular) dan tidak saling menempel rapat.
  • Tidak ada dinding sel.
  • Nukleus terlihat jelas di tengah (berwarna biru tua karena pewarna Methylene Blue).
  • Sitoplasma terlihat (berwarna biru muda).
Soal (Part 1, Q6, Q7, Q8): Use the eyepiece graticule to measure... Calculate the mean diameter of a cheek cell in µm.

Kunci Jawaban:

Jawaban bervariasi, tetapi diameter rata-rata sel pipi manusia biasanya di kisaran 50-60 µm.

Pembahasan (Contoh):

Q6: Siswa mengukur satu sel pipi: 20 EPU.

Q7: Siswa harus menggunakan kalibrasi dari lensa objektif yang sama (misal, 1 EPU = 3.0 µm).

Q8: Diameter = 20 EPU * 3.0 µm/EPU = 60 µm.

Catatan Penting: Jika siswa menggunakan lensa objektif yang lebih besar (high power) untuk melihat sel pipi, mereka HARUS melakukan kalibrasi ulang untuk lensa tersebut! (Misal: di High Power, 100 EPU = 25 SD = 250 µm, sehingga 1 EPU = 2.5 µm).

Soal (Part 1, Q9): Calculate the magnification of your drawing from Step 5. Show your working.

Kunci Jawaban:

Jawaban bervariasi tergantung ukuran gambar siswa.

Pembahasan (Contoh):

M = I / A

I (Gambar): Siswa menggambar sel pipi selebar 8 cm = 80 mm = 80 000 µm.

A (Sebenarnya): Dari Q8, diameter rata-rata = 60 µm.

Kalkulasi: M = 80 000 µm / 60 µm = x1333 (dibulatkan).

Soal (Part 2, Q1, Q2, Q3): ...construct a table to compare the size and visible structures in the three types of cell...

Kunci Jawaban (Contoh Tabel Perbandingan):

Feature Cheek Cell (Sel Pipi) Onion Epidermis Cell (Sel Bawang) Palisade Cell (Sel Palisade)
Bentuk Tidak teratur (Irregular) Persegi panjang, teratur Kolom / Lonjong, teratur
Ukuran Rata-rata ~60 µm (diameter) ~75 µm x 200 µm (lebar x panjang) ~67.5 µm (lebar)
Dinding Sel Tidak Ada Ada (Selulosa) Ada (Selulosa)
Nukleus Ada (jelas terlihat) Ada (biasanya terdorong ke tepi) Ada (terdorong ke tepi)
Vakuola Tidak ada / sangat kecil Ada (Satu, besar, di tengah) Ada (Satu, besar, di tengah)
Kloroplas Tidak Ada Tidak Ada (karena di bawah tanah) Ada (Sangat banyak)
Susunan Terpisah / berkelompok longgar Tersusun rapat seperti bata Tersusun rapat berdampingan

© 2025 | Modul Pembahasan Biologi Sel Lengkap.

No comments:

Post a Comment

Berilah Komentar dengan kritik dan saran anda untuk perbaikan blog ini. Berikan pula kesan anda dalam blog ini agar kami semangat. Jika anda suka, bagikan ke teman-teman anda agar mereka dapat merasakan.
NO SPAM AND SARA