Search This Blog

Featured Post

DETKA V2 (Aplikasi Latihan TKA Biologi - by DNA Edukasi)

Upgrade persiapan TKA Biologi-mu dengan soal ter-update!  DETKA - Simulasi TKA Biologi (Paket Soal 2) sudah rilis! di bit.ly/detkabio2  Kual...

Total Pageviews

Thursday, September 11, 2025

MODUL 4.1: SISTEM SIRKULASI: JARINGAN TRANSPORTASI SUPER SIBUK DI TUBUHMU

Sedang meringkas...

 

MODUL 4.1: SISTEM SIRKULASI: JARINGAN TRANSPORTASI SUPER SIBUK DI TUBUHMU

2. Tujuan Pembelajaran

  • Menganalisis struktur dan fungsi organ-organ dalam sistem sirkulasi manusia sebagai dasar untuk memahami keterkaitannya dengan sistem respirasi dan sistem ekskresi.

3. Materi Prasyarat

  • Modul 0.2: Struktur Dasar Sel

  • Modul 0.3: Molekul Kehidupan (Karbohidrat, Protein, Lemak)

  • Modul 0.4: Konsep Dasar Jaringan Hewan

4. Apersepsi (Pembuka Konteks)

Pernahkah kamu memesan makanan lewat aplikasi ojek online? Kamu memesan sate ayam dari aplikasi, lalu seorang driver akan mengambil pesananmu dari warung sate dan mengantarkannya langsung ke depan rumahmu. Selama di perjalanan, driver juga membawa pesanan lain, mungkin minuman boba untuk tetanggamu. Nah, tubuh kita punya sistem "ojek online" super canggih yang bekerja 24/7, namanya sistem sirkulasi. Darah bertindak sebagai driver yang super efisien, mengantarkan "pesanan" berupa oksigen dan sari makanan ke setiap "rumah" (sel) di tubuhmu, sekaligus mengambil "sampah" (karbon dioksida dan sisa metabolisme) untuk dibuang. Tanpa sistem logistik ini, sel-sel kita akan kelaparan dan keracunan!

5. Uraian Materi

Sistem sirkulasi atau sistem peredaran darah adalah sistem transportasi di dalam tubuh yang berfungsi untuk mengangkut dan mendistribusikan berbagai zat penting. Sistem ini terdiri dari tiga komponen utama: Jantung (pompa), Pembuluh Darah (jalan raya), dan Darah (kendaraan pengangkut).

a. Jantung: Pompa Sentral yang Tak Pernah Lelah

Jantung adalah organ otot berongga yang berfungsi memompa darah tanpa henti ke seluruh tubuh.

  • Struktur: Jantung manusia memiliki empat ruang yang sempurna:

    • Atrium (Serambi) Kanan & Kiri: Berada di bagian atas, berfungsi sebagai "ruang tunggu" untuk menerima darah. Atrium kanan menerima darah kotor (kaya CO₂) dari tubuh, sedangkan atrium kiri menerima darah bersih (kaya O₂) dari paru-paru.

    • Ventrikel (Bilik) Kanan & Kiri: Berada di bagian bawah dengan dinding otot yang jauh lebih tebal, berfungsi sebagai pompa utama. Ventrikel kanan memompa darah kotor ke paru-paru, sementara ventrikel kiri memompa darah bersih ke seluruh tubuh. Inilah sebabnya dinding ventrikel kiri adalah yang paling tebal dan kuat.

  • Katup Jantung: Di antara ruang-ruang ini terdapat katup-katup yang bekerja seperti pintu satu arah, memastikan darah mengalir ke arah yang benar dan tidak kembali lagi. Bunyi "deg-dug" jantung yang kamu dengar sebenarnya adalah suara katup-katup ini saat membuka dan menutup.

  • Siklus Jantung: Satu detak jantung terdiri dari dua fase: Sistol (saat ventrikel berkontraksi memompa darah keluar) dan Diastol (saat ventrikel berelaksasi dan terisi darah). Tekanan darah yang diukur (misal: 120/80) menunjukkan tekanan saat sistol dan diastol.

b. Pembuluh Darah: Jaringan Jalan Raya Tubuh

Jika jantung adalah pompanya, maka pembuluh darah adalah pipa atau jalan raya yang dilalui darah.

  • Arteri (Pembuluh Nadi): Berfungsi membawa darah meninggalkan jantung. Dindingnya tebal dan elastis karena harus menahan tekanan tinggi dari pompa jantung. Arteri terbesar adalah aorta.

  • Vena (Pembuluh Balik): Berfungsi membawa darah kembali ke jantung. Dindingnya lebih tipis karena tekanan darah di dalamnya lebih rendah. Vena memiliki katup di sepanjang salurannya untuk mencegah darah mengalir mundur, terutama di bagian kaki.

  • Kapiler: Ini adalah pembuluh terkecil dan terhalus, tempat terjadinya "transaksi" atau pertukaran zat. Dindingnya hanya setebal satu lapis sel, memungkinkan oksigen, nutrisi, dan zat sisa berdifusi dengan mudah antara darah dan sel-sel jaringan.

Image of Artery, Vein, and Capillary Cross-section


c. Darah: Kendaraan Pengangkut Multifungsi

Darah adalah jaringan ikat cair yang terdiri dari beberapa komponen dengan tugas spesifik.

  • Plasma Darah (±55%): Merupakan bagian cair dari darah, sebagian besar terdiri dari air. Fungsinya mengangkut sari-sari makanan (seperti glukosa dari boba atau asam amino dari pempek), hormon, antibodi, dan zat sisa metabolisme seperti urea untuk dibuang di ginjal.

  • Sel Darah Merah (Eritrosit) (±45%): Sel yang paling melimpah. Bentuknya bikonkaf (cekung di kedua sisi) untuk memperluas permukaan. Tidak memiliki inti sel saat dewasa agar bisa memuat lebih banyak hemoglobin. Hemoglobin adalah protein yang mengandung zat besi dan berfungsi mengikat oksigen di paru-paru dan melepaskannya di jaringan. Inilah "truk pengantar oksigen" utama kita.

  • Sel Darah Putih (Leukosit): Merupakan bagian dari sistem imun. Jumlahnya jauh lebih sedikit dari sel darah merah, tetapi akan meningkat saat terjadi infeksi. Akan dibahas lebih detail di Modul 4.4.

  • Keping Darah (Trombosit): Fragmen sel yang berperan penting dalam proses pembekuan darah. Saat kamu terluka, trombosit akan berkumpul di area luka dan memulai reaksi berantai untuk membentuk benang-benang fibrin yang menutup luka.

6. Istilah Penting

  • Sirkulasi Pulmonalis: Peredaran darah dari jantung ke paru-paru dan kembali lagi ke jantung. Tujuannya untuk "mencuci darah" (melepas CO₂ dan mengikat O₂).

  • Sirkulasi Sistemik: Peredaran darah dari jantung ke seluruh tubuh (kecuali paru-paru) dan kembali lagi ke jantung. Tujuannya untuk mengedarkan oksigen dan nutrisi.

  • Hemoglobin (Hb): Protein dalam sel darah merah yang mengikat oksigen.

  • Sistol: Fase kontraksi jantung untuk memompa darah.

  • Diastol: Fase relaksasi jantung saat terisi darah.

  • Aterosklerosis: Penyempitan dan pengerasan pembuluh darah arteri akibat penumpukan plak (terutama dari kolesterol/lemak).

7. Miskonsepsi Umum: "Awas, Jangan Salah Paham!"

  • Miskonsepsi: "Darah di pembuluh vena berwarna biru."

  • Fakta yang Benar: Darah manusia selalu berwarna merah. Darah di arteri berwarna merah terang karena kaya oksigen. Darah di vena berwarna merah gelap karena miskin oksigen. Pembuluh vena yang dekat dengan permukaan kulit tampak kebiruan bukan karena darahnya biru, melainkan karena efek bagaimana cahaya diserap dan dipantulkan oleh kulit dan jaringan di atas pembuluh darah tersebut.

8. Bantuan Visual

Image of the human circulatory system


Jelajahi Konsep Terkait

Mencari ide...
Judul: MODUL 4.1: SISTEM SIRKULASI: JARINGAN TRANSPORTASI SUPER SIBUK DI TUBUHMU
Rating: 10 out of 10 based on 24 ratings. 5 user reviews.
Ditulis Oleh Aghry

Postingan ini dilindungi Hak Cipta, Sertakan sumber jika ingin mengambil rujukan pada tulisan ini. Terima Kasih Atas Kunjungan Anda...

0 comments:

Post a Comment

Berilah Komentar dengan kritik dan saran anda untuk perbaikan blog ini. Berikan pula kesan anda dalam blog ini agar kami semangat. Jika anda suka, bagikan ke teman-teman anda agar mereka dapat merasakan.
NO SPAM AND SARA

Tanya Kami

Butuh Bantuan Belajar?

Tanyakan apapun terkait materi pelajaran atau konsep umum kepada kami.

Memproses jawaban...

Subscribe Us